matacahaya!

Puke BucketMarch 31, 2008 4:44 am

Bapak KRMT Roy Suryo yang baik dan budiman, apa sih maksud dan tujuan anda menuduh blogger dan hacker sebagai pelaku defacing situs depkominfo dan Golkar?. Tuduhan itu sangat melecehkan dan tendensius, apakah maksud dan tujuan itu? hanya anda yang tahu. Tapi tolong, jika anda memutuskan untuk menjadi kinky tiba-tiba, dengan menyamakan antara blogger dan hacker. Niscaya blogger tidak akan tinggal diam.

Oya, saya memang blogger, tapi jelas-jelas bukan hacker walaupun saya fans nya Jim Geovedi, dan oiya satu lagi Jeng Enda pun jelas-jelas bukan hacker anda bisa bertanya sama bitchy manager mereka karena kebetulan mereka berasal dari satu manajemen artist yang sama. Jadi pernyataan anda yang menyatakan bahwa Enda Nasution Cs pelaku yang melakukan serangan kepada situs pemerintah benar-benar membuat kami mengerutkan dahi membacanya.Amazingly stupid!

The List, libraryMarch 26, 2008 9:16 am

Finally, setelah hampir setahun,pencarian buku ini berakhir dengan edisi lengkap Tetralogi Buru nya Pramoedya Ananta Toer…YAY!!!


Bumi Manusia


Anak Semua Bangsa


Jejak Langkah


Rumah Kaca

Pertama baca ini gegara dipinjemin sama Wesly dan langsung keracunan, memburu buku2 lainnya memakan waktu hampir setahun bok!

Fish TankMarch 11, 2008 4:05 am

Duh sebel banget haree genee potong rambut mehel yah..*sigh* sekali potong di salon-salon ternama tuh kira-kira 100ribuan belom ama blow,dan belom tentu juga hasilnya memuaskan (karena saya punya pengalaman gak enak dengan potongan rambut yang ancurr jadi trauma). Beberapa bulan yang lalu (hampir setahun kali yee) akyu sih potong rambut lumayan lucu di Miu Miu Tebet, tapi just a week a go, Vira temennya Tia ikutan potong rambut disitu dan jadinya ancurrrr, maksud hati pengen tampil ala rambutnya Agnes Monica di Shitnetron Jelita eh malah gak karu2an tu rambut bentuknya. Jadi aja gue ilfil untuk potong rambut disana.

Potong rambut emang menjadi dilema bagi saya. Duluuu banget udah punya langganan yang asik dan potongannya bagus banget, namanya mba dewi, dia kerja sebagai hairdresser di Lutuye Kelapa Gading, tapi sejak tahun 2006 lalu mba dewi pindah ke Surabaya buat buka her own salon..duh tega nian ninggalin gue..

Akhirnya petualangan gue pun dimulai setelah ditinggal mba dewi, sempet nyobain potong di Lutuye Ampera,Mousche di Ahmad Dahlan (mahallll..hihihihi) trus Lutuye Wolter dengan hairdresser bernama Kiki. Potongannya sih lumayan, tapi kok jadi males kesana lagi karena penuh banget, tiap kesana pasti antri. Lalu saya pindah ke Miu-Miu itu, sekarang sih bingung mau potong rambut dimana jadinya? ada yang mau rekomen??