Cluelesssssssssssssss

January 30, 2007

Awalnya, saya hampir yakin bahwa akan selamanya stuck di sebuah meja pojokan lantai 1 bersama seorang bos yang kerjaannya memberengut terus setiap hari. He barely can’t smile. tapi ternyata saya mendapatkan promosi untuk pindah ke lantai dua menjadi “sekretaris” Ian Bishop. Senangnya punya bos bule yang ganteng…hihihihihi. Tapi lalu, kontrak si bos bule itu habis dan ia kembali ke alam nya mulai bulan Desember 2006 lalu. Entah bagaimana kabarnya sekarang…emmmm, agak-agak sombong nih sekarang dia.

Bos saya saat ini seorang perempuan. Baik dan kadang lucu. Pintar dan sangan down to earth. Engga sok ngeboss juga. Tapi, belum genap 2 bulan saya mendapat bos baru, saya akan dipromosikan lagi menjadi sekretaris “senior” untuk vice chancellor. But this time, instead of happy being promoted (again!!) I feel clueless, really. Pasalnya saya tidak pernah menganggap sebagai orang yang “pantas” untuk diangkat menjadi sekretaris senior. Pertama!, ada staf lain yang lebih senior dari saya. Oke lah mungkin keuntungan saya lebih pada kemampuan Bahasa Inggris yang lumayan. Tapi kannnn, males dong entar kalo ada bisik-bisik tetangga tentang saya being promoted menyalip staf senior lain?… (ragu), terus yang kedua, basic saya bukan seorang sekretaris lulusan sekolah sekretaris. Jadi ya..maap-maap kalo pengorganisasian dokumen saya agak sedikit buruk (sedikit lohhhh!), misalnya menumpuk banyak kertas dimeja kerja!. Terus, saya juga engga terlalu jago Excel!! (ragu lagi)…jadi sekretarisnya vice chancellor, yang kerjaannya banyak, menangani berbagai urusan. Deal dengan berbagai persoalan….(emmm gubraks!…)

Tapi!, saya selalu menyukai tantangan baru. Walau clueless, ada sedikit keinginan untuk mulai lagi belajar menghadapai hal-hal dan tantangan yang lebih besar nantinya. But for now! saya benar-benar harus meredakan “sakit perut” setiap kali mendengar akan move ke lantai tiga “THE BIG ROOM” *halah*

*baru aja calon bos baru ke ruangan dan bilang “nanti komputernya ga usah dibawa, kamu pake komputer diatas” *sakit perut lagi* — kaburrr