Sebuah Pertanyaan untuk Alan
Ada cerita menarik dibalik musibah meninggalnya saudara sepupu saya, Alan karena kecelakaan motor dua minggu yang lalu.
Ok, ini memang berita sedih dan mengerikan. Tidak terbayangkan sepupu saya itu, dengan tubuh nya yang jangkung kurus, dengan helm dan jaket lengkap bermaksud pergi untuk menemui temannya. Yeah, dicurigai mungkin dia memang sedikit ngebut saat itu dan bermaksud menyalip sebuah truk pengangkut pasir. Pada bak truk biasanya ada gagang besi melengkung beberapa inci disetiap pinggirannya. Nah, pada gagang besi inilah lengan jaket nya nyangkut. Unbelievable, kejadian mirip kecelakaan tragis di film Final Destination (kecelakaan-kecelakaan tragis yang aneh), terjadi pada sepupu saya…
Tubuhnya masuk ke badan truk dan terlindas….dia meninggal di tempat seketika.
Cerita menariknya adalah ada 3 orang wanita. Cantik-cantik (gareulis, begitu kata Kakak Iparnya Alan menyebutkan kepada saya). Dua diantara mereka berprofesi sebagai guru. Dan semuanya mengaku sebagai pacar dari sepupu saya itu. Mereka semua menangis, pingsan bahkan satu orang ditemani ibunya datang ke rumah duka. Dan saya terheran-heran menyaksikan hal ini. Bagaimana bisa dia, Alan yang itu!! (baik,ramah,santun,lucu) sanggup memiliki hubungan dengan tiga orang pacar sekaligus dan tanpa salah satunya curiga atau mengetahuinya…Dan sepertinya, tidak ada satupun dari mereka yang mengetahui hal ini, bahkan hingga kini. Keluarga terlalu shock untuk mengatakannya..bahwa Alan memiliki 3 orang pacar pun baru diketahui keluarga saat hari kematiannya itu.
Gadis A, guru TK…berjilbab, manis, ayu..saya menyukai matanya yang mirip mata kartun jepang. Bulat dan sayu. Kelihatannya sudah lebih dewasa,mungkin usianya sama dengan Alan, 28 tahun. Menangis ditemani salah satu Kakak perempuan Alan yang menyebutkan “Alan sudah hendak melamarnya Tahun depan”
.(saya berfikir, kok bisa sih Alan?)
Gadis B, masih kuliah..datang ditemani oleh ibunya. Sepertinya Alan sudah kenal baik dengan ibunya, yang juga turut menangis begitu melihat tubuh Alan yang rusak dibagian kepala dan bahu. Sementara A terus-menerus pingsan-sadar-pingsan-sadar pada saat itu…(saya berfikir, kok bisa sih Alan?)
Gadis ketiga si C…guru SD…wajahnya juga cantik, tinggi dan langsing, cocok untuk Alan yang juga tinggi kurus. Usianya mungkin sekitar 24-25 tahun,, 3 tahun lebih muda dari Alan. Ditemani dua orang temannya. Mengaku baru jadian dengan Alan 2 Bulan yang lalu. Tak bisa digambarkan kesedihan diwajahnya. Ia juga pingsan terus-menerus. (saya berfikir, kok bisa sih Alan?)
Semua itu terus berputar di kepala saya. Hanya Alan dan Tuhanlah yang tahu jawabannya. Dan nasib ketiga gadis yang ditinggal Mati olehnya..hmmm saya hanya bisa mendo’a kan semoga mereka mendapatkan orang lain yang lebih baik dari sepupu saya itu. Dan semoga mereka mau memaafkan Alan. Semoga ALLAH SWT memaafkan dosa-dosa Alan, semoga ia tenang di sisiNYa.Amin..
turut berduka cita …
siapa dink?? tragis yach..
Comment by htibam — November 13, 2006 @ 8:38 am
hmmmm…kok bisa ya
Comment by cahyo — November 13, 2006 @ 8:51 am
1. seneng banget dis liat foto gue (kita b’tiga) ada di blog cool elo ini.
2. Alan,hhmmm… you must be handsome and nice.. *sluurp*
Comment by rina — November 13, 2006 @ 9:48 am
alan parkinson?
Comment by arjuna — November 13, 2006 @ 10:48 am
turut berduka cita … mudah2an dosa2nya bisa diampuni ya
Comment by kikie — November 13, 2006 @ 11:52 am
wah playboy..
tp turut berduka cita ya..
Comment by aRdho — November 13, 2006 @ 10:53 pm
pertama2:
*JANGAN MEMBICARAKAN KEJELAKAN ORANG YANG SUDAH MENINGGAL, BIARLAH DIA TENANG DISANA*
kedua2:
turut berduka
ketiga2:
Paling gak sekarang loe bisa belajar untuk mengenal pasangan loe, jangan sampe tiba2 loe tahu kalo pasangan loe punya selingkuhan
Ikuti apa yang baik dari dia.
Comment by andriansah — November 13, 2006 @ 10:59 pm
turut berduka…
Comment by isdah junker ngalam — November 14, 2006 @ 3:29 pm
turut berduka cita..
dan sepakat ama Andriansah..don’t talk behind…apalagi udah pass away…ndak baek..mestinya cukup bicarakan yg baik2nya
Comment by Junkerz side B — November 15, 2006 @ 3:36 am
turut berduka.., setuju ama andri n koh!
Comment by -f — November 15, 2006 @ 4:19 am
@#7,#8,#9 huhuhu bukan bermaksud membicarakan yang jelek-jelek tentang dia loh..cuma merasa gag percaya dia bisa kyk gitu?
Comment by adis rininta — November 16, 2006 @ 1:49 am
turut berduka cita.
Comment by ndra — November 16, 2006 @ 2:48 am
Turut berdukacita atas kehilangannya, Adis.
Comment by Joan — December 1, 2006 @ 1:27 pm
perasaan hanya bisa meraba realita, rasio membungkusnya dalam hipotesa
Comment by axal — April 7, 2007 @ 1:01 pm
Daku juga turut berduka cita ya
Comment by WD — April 22, 2008 @ 6:13 pm
Eh tapi emang banyak juga deh yg begitu. Kalau kata pepatah “air tenang dapat menghanyutkan pula”
Tapi aku senang juga karena ternyata banyak yg mencintai Alan.
Semoga dia disana ditemani oleh tiga bidadari lainnya…..Jadi enam dooong…Tapi kali ini Alan gak akan ninggalin mereka lagi alias harus menikahi ketiganya.Eh aku jangan diundang ya!
Comment by WD — April 22, 2008 @ 6:19 pm