hmmm

September 4, 2006

berjam-jam memikirkan mau menuliskan apa. rasanya terlalu banyak yang ada di kepala. sampai-sampai bingung mau menuliskan yang mana dulu..
dan saya kembali senyum-seyum ketika melihat tiba-tiba nama nya online di yahoo messanger.
seperti 1 minggu belakangan ini. saya selalu senyum-senyum ga jelas ketika ingat dia. tepat nya setelah dia bilang kalau dia “mungkin” suka pada saya.
heuaheuaheuahea…hanya saja saya minta kepadanya untuk memastikan bahwa apakah benar rasa itu “love” atau hanya “lust”.

tapi sekarang saya jadi sering mengingat dia. sambil lagi2 senyam-seyum ga jelas. duh duh duh!…helep!!!. waktu itu saya pikir “ah ga mungkin lah, ga mungkin dia suka sama saya..” TIDAK! TIDAK!, saya pikir jarak dan kemungkinan itu tidak akan menghampiri saya. tidak pernah terpikirkan.

pernah ada satu percakapan antara saya dan dia
” aku takut kalau aku nanti beneran suka sama kamu ”
” loh kamu baru takut, aku dah beneran suka “

setelah itu saya membuat daftar. hal-hal apa saja yang menjadi poin2 yang menunjukan bahwa saya tidak mungkin bisa sama dia.

tapi kok sekarang alasan-alasan bahwa saya tidak mungkin akan menyukai dia atau dia akan menyukai saya pelan-pelan menjadi hilang satu per satu. misalnya alasan bahwa saya tidak akan mungkin jadian sama dia karena kami beda agama. Dan baru saja tadi malam saya tahu bahwa dia itu mualaf. wakkkss..alasan beda agama musti dicoret dari daftar “penyangkalan” saya.

memang benar kata orang “you can’t fight love, no matter how hard you try”