Every Flavor Life

June 1, 2006

” Jangan kawatir adis, keadaan tak pernah seburuk kelihatannya. Walaupun separuh manusia terdiri atas orang-orang jahat dan separuh nya lagi benar-benar jahat ” Katanya. Ia mengerjapkan matanya yang biru kehijauan. Lalu menghisap rokok marlboro light nya pelan-pelan.

” hei! hari tanpa tembakau baru lewat sehari yang lalu! ” saya mengatakannya sambil menyemprotkan Stella Aroma Therapy Spring Rose ke sekeliling ruangan.

” ha ha ha ha ” ia cuma tertawa, lalu buru-buru mematikan rokoknya yang masih utuh di asbak.

” kamu tahu?, hal-hal buruk dan kesialan tidak akan betah selamanya. mereka selalu pergi dan tergantikan dengan hal-hal baik. ataupun yeah!, hal-hal yang cukup oke!. seperti musim yang berganti. roda yang berputar, mode yang kembali ke masa-masa hijau segar dan violet merajai. motif bunga di ganti dengan motif strips dan kotak. lama-lama lembaran buku akan habis terbaca dan kamu memerlukan buku yang baru lagi ”

” so? don’t sweat the small stuff? ”

” exactly!! ” katanya menunjuk hidung saya dengan pinsil.

” sekali-sekali dalam seumur hidup, kita akan menemui orang-orang macam itu. yang mengendus-endus urusan orang lain dengan hidung mereka yang bau!, seperti sekotak kacang segala rasa-every flavour beans-Bartie Botts. Kita tidak akan pernah tahu akan mendapat rasa apa? ”

” this is every flavour life ”

” right!. they mean every flavour…so enjoy your life young lady!!! ”

-happy holiday mister..don’t forget to bring oleh-oleh