symmetry
akhirnya saya membuat sebuah cerita untuknya.
tidak mudah menjabarkan cerita itu karena saya sama bingung dengannya ketika ia menjelaskan apa yang terjadi padanya.
saya mencoba berkonsultasi dengan seorang psikolog cantik. lalu ia memberikan sebuah buku sebagai bahan referensi saya. Asperger’s Syndrome A Guide for Parents and Professional..
saya membaca nya malam hari. membayangkan bahwa ciri-ciri penderita Aspie di buku itu banyak yang sama dengan prilaku nya. tapi penderita Aspie dewasa seperti dia. yang sudah 25 tahun hidup berperan di dua tempat. di dunia nya yang normal dan hidup di dunia kita yang gila ini. saya menaruh kagum kepada semangatnya untuk tetap bertahan dan mengendalikan diri.
cerita itu saya tulis ketika saya kehilangan hati saya dan ia menjelaskan kemana hati saya hilang.
seorang teman yang sangat menyenangkan untuk di ajak bicara walaupun ia seringkali berpaling ke arah lain ketika berbicara.
walaupun ia menghitung banyak angka dalam otaknya bahkan ketika otak-otak lain beristirahat dan berhenti bekerja.
ia yang selalu membereskan “lemari-lemari arsip” di jiwanya. dan ia yang selalu menghilang ketika ia ingin hilang dan selalu datang ketika ia ingin datang.
semoga cepat selesai. semoga kelelahan saya terbayar.semoga seseorang bisa menikmati membaca cerita ini. memandang tumpukan draft yang selalu saya simpan di dalam kotak kardus biru laut.